BerandaPuisiManifestasi dan Puisi Sumpah Pemuda

Manifestasi dan Puisi Sumpah Pemuda

     Sumpah Pemuda merupakan manifestasi kesungguhan niat dan kebulatan tekad para pemuda jaman dulu  terhadap tanah air. Narasi dan gagasan serupa dibutuhkan bangsa untuk menghadapi tantangan jaman sekarang dan masa mendatang. Meski peristiwa Sumpah Pemuda tinggal sejarah, esensinya perlu dilestarikan sepanjang masa. Namun Sumpah Pemuda bukanlah kunci. Narasi menjadi tiada berarti tanpa manusianya.

Sehebat apapun gagasan hanya akan berjaya apabila memenuhi azas utama:

Pertama, keyakinan kuat terhadap gagasan yang didukung.
Kedua, keikhlasan dalam mendukung dan menegakkannya.
Ketiga, semangat yang senantiasa membara bersamanya, serta
Keempat, sedia berkorban dan berusaha untuk merealisasikannya.

     Dalam konteks agama sebagai sila pertama Pancasila, empat hal disebut tadi sejalan dengan prinsip ajaran Islam yakni keimanan, keikhlasan, semangat dan amal. Dalam kisah sejarah yang termaktub mulai dari kitab suci dan literatur umum, empat hal itu pula karakter yang dibutuhkan agar melekat ke diri pemuda. Itulah kenapa aktor utama yang dicatat tinta emas dalam berbagai peristiwa penting dalam sejarah dunia adalah pemuda. Karena sifat idealis, teguh, komit dan konsistensi, berbagai pergolakan dan perubahan dilakukan oleh mereka direntang usia tersebut.

    Kaum muda identik dengan jiwa bersemangat dan energik serta kekuatan raga. Di fase ini banyak potensi melakukan perubahan dan perbaikan. Masa muda merepresentasikan sesuatu yang baru, menantang adrenalin, kreatif dan inovatif serta berpikir kritis. Maka sangat disayangkan kalau lengah dan malas menempa diri. Selain berpikir kritis, aspek lain dianggap perlu yaitu integritas. Karena di masa inilah manusia menghasilkan konsensus dari pergulatan kehidupan: benar atau salah; baik atau buruk.

     Ketika seseorang di masa muda terbiasa lakukan hal baik, baik pula di masa tuanya, begitu sebaliknya. Wajar kenapa Umar bin Khattab RA pernah berucap: “Barangsiapa ingin menggenggam nasib suatu bangsa, maka genggamlah para pemudanya.” Ungkapan amat sederhana tetapi punya substansi luar biasa. Kalau mau merusak bangsa, rusaklah pemudanya. Kalau bangsa ingin baik maka pemudanya harus baik pula. Dalam hadist juga dinyatakan lima hal paling lama “diaudit” di hari kiamat adalah tentang masa muda untuk apa dihabiskan. Pemuda baik dan taat juga masuk 7 golongan manusia yang dijaga Allah SWT kelak (HR. al-Bukhari). Ketaatan dimaksud bukan saja berupa ritual ibadah. Menegakan kebenaran, memerangi kezaliman dan kebathilan, ber-amar ma’ruf nahi mungkar, aktif dalam agenda perbaikan serta berkontribusi bagi kepentingan bangsa, juga bentuk ibadah tertinggi.

     Inilah wujud kesalehan sosial. Seseorang yang baik agamanya akan memunculkan sikap peduli dan peka terhadap lingkungan. Bukan abai dan cuek menyaksikan kezaliman, kesewenangan, ketidakadilan dan penyimpangan. Adapun tingkatan menyikapinya, paling tertinggi dengan aksi nyata lalu level lebih bawah mengingatkan secara lisan hingga paling lemah berazam untuk tidak ikut-ikutan atau membenarkan perbuatan keliru. Kembali ke peristiwa Sumpah Pemuda, para pemuda dahulu mengambil level tertinggi: berupa tindakan dan memerangi penjajahan dan kezaliman. Walaupun tantangan masa perjuangan tak sama dengan yang dihadapi sekarang dan masa mendatang, secara substantif terkandung makna sama.

     Alhamdulillah selesai juga membahas Sejarah Sumpah Pemuda sebelumnya (Link: https://adecoindonesia.com/sejarah-sumpah-pemuda/ ) dan Manifestasinya ini secara panjang lebar. Semoga tidak bosan  baca sejarahnya dan apa yang Anda semua baca, Artikel ini dapat merasakan betapa hebatnya perjuangan Pemuda Pemudi demi Bangsa Indonesia. Salam Sumpah Pemuda! Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa Indonesia!

Puisi berjudul “SUMPAH PEMUDA”
Sumpah Pemuda yang selalu dikenang
Untaian kata penuh makna
Membara semangat berkorban
Para pemuda pemudi bangsa
Ada harapan yang bergejolak di dalam dada
Hingga memuncak keberanian

Peluh dan lara berganti indahnya nirwana
Eulogi kami panjatkan bagi para pahlawan
Merdeka… Merdeka..
Untuk generasi yang baru
Derap langkah kami perjuangkan
Agar tetap berpijar semangat berkobar menjaga negeri ini
By : Dewi Tri Murtindah

 

Sumber : www.cakaplah.com

Disadur oleh :
Dewi Tri Murtindah (Alumni DU 1995 – 2004)

 

 

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

UCAPAN

spot_img

Most Popular

Recent Comments

dewi murtindah pada – ASA –
Aning pada – ASA –
Aning pada PENDERITAAN ELIZA
Aning pada TEMPE KEMUL
dewi murtindah pada TEMPE KEMUL
dewi murtindah pada * Pelepasan Kerinduan Kita *
dewi murtindah pada ~Dena Upakara~
Aning pada ~Dena Upakara~
Andre Tjakra (Adeco Bandung dan ketua keluarga ADECO Bandung) pada Reuni Kecil Murid Pertama Saya