BerandaBerita AlumniBerbagi CeritaDISIPLIN: KUNCI NYATA MENUJU KESUKSESAN

DISIPLIN: KUNCI NYATA MENUJU KESUKSESAN

“Disiplin yang saya pelajari sejak sekolah menjadi bekal

dalam bekerja, memimpin, dan mendidik anak.”
Andre Tjakra —

      Reuni Akbar ADECO tahun 2025 memang telah berlalu. Namun, kebersamaan dan kenangan indah selama reuni masih membekas di hati para peserta. Di balik suksesnya acara tersebut, ada kerja keras ketua panitia, seluruh panitia, dan para koordinator dari 12 wilayah yang saling bekerja sama dengan kompak. Sosok yang dipercaya menjadi Ketua Panitia Reuni Akbar ADECO 2025 adalah Andre Tjakra, Ketua ADECO Bandung periode 2024–2028.

        Pada rapat persiapan reuni yang dilaksanakan di Wonosobo tanggal 19 Januari 2025, para ketua ADECO mengadakan pemungutan suara untuk memilih Ketua Panitia Reuni Akbar ADECO 2025. Hasil pemungutan suara menunjukkan bahwa Andre Tjakra memperoleh suara terbanyak sehingga terpilih sebagai Ketua Panitia. Putut memperoleh suara terbanyak kedua dan menjadi Wakil Ketua Panitia, sedangkan Henry memperoleh suara terbanyak ketiga dan menjadi Sekretaris Panitia. Para ketua ADECO menilai Andre memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, jiwa kepemimpinan, dapat dipercaya, serta mampu merangkul seluruh alumni Dena Upakara dan Don Bosco.

       Saat mengetahui dirinya terpilih, Andre mengaku sempat merasa grogi sekaligus terharu. Namun kepercayaan yang diberikan kepadanya justru menjadi semangat untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Andre pun yakin bahwa dengan kerja sama yang baik, Reuni Akbar ADECO dapat terlaksana dengan sukses. Mereka kemudian memilih para panitia dan koordinator dari 12 wilayah berdasarkan komitmen, dedikasi, pengalaman, serta kemampuan di bidang masing-masing, seperti sekretariat, bendahara, konsumsi, acara, dan bidang lainnya.

Andre bersama para panitia Reuni Akbar ADECO 2025

       Selanjutnya, panitia menyusun berbagai persiapan dengan matang, mulai dari anggaran dana, susunan acara, pembagian tugas, hingga berbagai kebutuhan reuni. Semua direncanakan dengan cermat agar acara dapat berjalan dengan lancar. Sebagai ketua panitia, Andre berusaha memimpin dengan disiplin, tegas, bertanggung jawab, dan mampu menjaga semangat seluruh panitia. Baginya, keberhasilan sebuah acara tidak hanya bergantung pada seorang ketua, tetapi merupakan hasil kerja sama seluruh panitia dan koordinator wilayah.

      Ketika Reuni Akbar ADECO 2025 selesai dilaksanakan, Andre merasa sangat bersyukur, senang, bangga, dan terharu karena acara dapat berjalan dengan baik. Walaupun masih ada sedikit kekurangan, seperti cita rasa makanan yang menurut sebagian peserta kurang sesuai namun bisa ditoleransi, secara keseluruhan reuni berlangsung sukses dan mendapat sambutan yang positif dari para alumni. Keberhasilan memimpin Reuni Akbar ADECO 2025 menjadi salah satu bukti bahwa kedisiplinan, kerja sama, dan rasa tanggung jawab merupakan nilai yang selalu dipegang oleh Andre Tjakra.

Pendidikan dan Awal Karier

      Terlepas dari jabatannya sebagai Ketua Panitia Reuni Akbar ADECO 2025, siapakah sebenarnya Andre Tjakra? Andre Tjakra adalah Ketua ADECO Bandung periode 2024–2028. Andre menempuh pendidikan di SLB/B Don Bosco Wonosobo selama 13 tahun, mulai dari TK hingga SD, kemudian melanjutkan ke jenjang kejuruan Besi selama 3 tahun. Andre lulus pada tahun 2001.

Sertifikat kursus komputer untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan

     Setelah lulus sekolah, Andre mengikuti kursus komputer selama tiga bulan untuk menambah pengetahuan dan keterampilannya. Karier Andre dimulai pada tahun 2004. Selama tiga tahun, yaitu dari tahun 2004 hingga 2007, Andre bekerja di perusahaan milik saudaranya di Malang. Pengalaman tersebut menjadi bekal yang berharga sebelum menjalankan usahanya sendiri.

        Pada tahun 2009, Andre mulai membantu mengelola cabang toko bahan bangunan milik keluarga. Usaha tersebut berawal dari toko pusat yang didirikan oleh mendiang Oma dari pihak mendiang ayah Andre pada tahun 1980. Toko itu kemudian dikelola oleh orang tua Andre bersama Andre. Setelah Andre menikah dan membuka cabang toko, toko pusat akhirnya ditutup setelah mendiang Oma meninggal. Seluruh persediaan barang dipindahkan ke toko cabang sehingga usaha keluarga tetap berjalan di satu lokasi.

Salah satu karya Andre,  pintu brankas menyimpan perhiasan dan barang berharga pesanan orang Jakarta

      Selain mengelola toko bahan bangunan, Andre juga bekerja sama dengan saudaranya dalam proyek membangun rumah. Dan juga Andre membuka usaha bengkel besi. Usaha ini dimulai dari nol dengan bekal ilmu yang diperoleh saat belajar di jurusan Besi di SLB/B Don Bosco serta hobi mengelas besi. Berbagai pesanan berhasil dikerjakan Andre sendiri tanpa bantuan pegawai, antara lain pembuatan tangki BBM untuk pesawat kecil, pintu brankas berbahan stainless steel, handle pintu, rangka mobil, dan berbagai pekerjaan besi lainnya.

       Melihat perjalanan kariernya, Andre dikenal sebagai pribadi yang ulet, rajin, dan disiplin. Ia mampu menjalankan tiga bidang usaha dengan penuh tanggung jawab. Sikap inilah yang menjadi salah satu bekal penting dalam kehidupan maupun dalam organisasi. Di balik semua kesibukannya, Andre juga bersyukur karena mendapat dukungan penuh dari istrinya. Sang istri menerima Andre apa adanya dan selalu memberikan semangat dalam setiap langkah kehidupannya.

Keluarga dan Nilai Kedisiplinan

Andre dengan istri dan 2 anaknya. Andre selalu menanamkan nilai kedisiplinan sejak kecil kepada anak-anaknya

       Di balik kesibukannya bekerja dan berorganisasi, Andre juga seorang kepala keluarga yang penuh tanggung jawab. Dari pernikahannya dengan istri normal, Andre dikaruniai dua orang anak, yaitu seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Dalam mendidik anak-anaknya, Andre selalu menanamkan nilai kedisiplinan sejak kecil. Selain belajar di sekolah, anak-anak juga didorong untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka dengan mengikuti berbagai perlombaan, seperti piano, menggambar, dan bahasa Mandarin.

     Usaha Andre dan istrinya tidak sia-sia. Anak-anak mereka berhasil meraih berbagai prestasi, di antaranya menjadi juara 1, juara 2, dan juara 3 dalam berbagai perlombaan. Salah satunya, putra Andre pernah meraih juara 2 dalam lomba menggambar yang diadakan oleh perusahaan pensil warna Faber-Castell. Tidak hanya berprestasi dalam lomba, anak-anak Andre juga sering memperoleh nilai rapor yang baik dan menjadi salah satu siswa berprestasi di sekolah. Andre percaya bahwa semua itu tidak lepas dari kebiasaan hidup disiplin yang diterapkan setiap hari di dalam keluarga.

Koleksi piala yang diperoleh anak-anak Andre dari berbagai lomba

      Menurut Andre, kedisiplinan yang dimilikinya sekarang berasal dari pendidikan yang diterimanya selama bersekolah di Don Bosco Wonosobo. Nilai-nilai yang diajarkan oleh para guru dan Bruder menjadi bekal yang sangat berharga dalam menjalani kehidupan.

Andre menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Sekolah Don Bosco beserta para guru dan Bruder.

 “Saya sangat berterima kasih kepada Sekolah Don Bosco, para guru, dan Bruder. Kedisiplinan yang diajarkan di sekolah menjadi bekal yang sangat berharga bagi saya. Nilai-nilai itu saya terapkan dalam pekerjaan, kehidupan sehari-hari, dan dalam mendidik anak-anak. Saya bersyukur anak-anak dapat meraih berbagai prestasi berkat kebiasaan disiplin yang kami terapkan di rumah.”

Bagi Andre, kedisiplinan bukan hanya sebuah aturan, tetapi sudah menjadi kebiasaan hidup yang membawa manfaat bagi dirinya, keluarga, pekerjaan, dan organisasi.

Disiplin sebagai Kunci Kesuksesan

      Dari perjalanan hidup Andre Tjakra, kita dapat melihat bahwa keberhasilan tidak diraih dengan cara yang instan. Semua berawal dari kedisiplinan yang ditanamkan sejak masih bersekolah di Don Bosco Wonosobo. Kedisiplinan itulah yang membentuk pribadi Andre menjadi orang yang ulet, bertanggung jawab, tegas, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Sikap tersebut membantunya dalam bekerja, membangun usaha, memimpin organisasi, hingga mendidik anak-anaknya.

      Andre berharap pengalaman hidupnya dapat menjadi motivasi bagi para alumni ADECO. Menurutnya, setiap orang mempunyai kesempatan untuk meraih keberhasilan apabila mau bekerja keras, disiplin, dan tidak mudah menyerah. Semoga semangat dan pengalaman Andre Tjakra dapat menginspirasi para alumni untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik almamater di mana pun berada.

Demikianlah kisah Disiplin: Kunci Nyata Menuju Kesuksesan. Semoga cerita ini menjadi inspirasi bagi kita semua.

 

Narasumber: Andre Tjakra

Penulis: Eva, Alumni Dena Upakara Wonosobo Tahun 1987.

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

INFO !!

spot_img
spot_img

posting terupdate

Recent Comments

dewi murtindah pada – ASA –
Aning pada – ASA –
Aning pada PENDERITAAN ELIZA
Aning pada TEMPE KEMUL
dewi murtindah pada TEMPE KEMUL
dewi murtindah pada * Pelepasan Kerinduan Kita *
dewi murtindah pada ~Dena Upakara~
Aning pada ~Dena Upakara~
Andre Tjakra (Adeco Bandung dan ketua keluarga ADECO Bandung) pada Reuni Kecil Murid Pertama Saya