Pada tanggal 19 Oktober 2025 rombongan Adeco Jatim yang berjumlah 6 orang berkunjung ke Kota Pasuruan, naik mobil pribadi milik Pak Manto. Dia yang menyetir sendiri melayani kami dalam rombongan. Hasil rapat tanggal 5 Oktober memutuskan untuk mengunjungi Ganar pada tanggal 19 Oktober tersebut.
Kami berangkat dari Surabaya jam 07.00 pagi dan tiba di Pasuruan pada jam 09.00 pagi. Perjalanan memakan waktu tempuh 2 jam, jaraknya dekat saja. Tiba di Pasuruan kami mampir di alun-alun lebih dahulu, berjalan santai berkeliling dan berteduh di bawah payung besar yang namanya Payung Madinah Masjid Agung Al-Anwar. Bentuk masjid itu mirip masjid di Mekkah, dengan arsitektur khas Arab Saudi. Payung Madinah merupakan salah satu Wisata Religi di Kota Pasuruan yang berjulukan sebagai kota Santri.
Setelah berkeliling di sekitar Masjid Agung Al-Anwar, kami mengunjungi rumah orangtua Ganar dan bersilaturahmi dengan kedua orangtuanya. Kami disambut dengan ramah dan senang hati. Tujuan kami dalam kunjungan ini adalah untuk merundingkan dengan kedua orang tua Ganar tentang reuni :
-
- Mengisi link pendaftaran dan pembayaran untuk acara Reuni Akbar Adeco yang akan dilaksanakan pada akhir bulan Desember 2025 menjelang tahun baru 2026, yang biasa disebut dengan perayaan NATARU : Natal dan Tahun Baru.
- Perayaan bersama para peserta Senior-Medior-Yunior Alumni Dena Upakara dan Don Bosco Se-Indonesia bertempat SLB Don Bosco Wonosobo.
- Berbagi pengalaman pasutri (Pasangan suami istri) difabel rungu wicara yang bisa hidup mandiri dalam membangun keluarga : 1) Mandiri tanpa bergantung pada orang lain, 2) Mencari nafkah sendiri untuk menghidupi keluarga, 3) mampu bekerja, 4) membangun relasi dalam keluarga kecil, 5) mendidik anak dan segala kebutuhan hidup sehari-hari.
Kedua orangtua Ganar merasa takjub dan mendengarkan kisah kehidupan pasutri difabel rungu wicara : Bu Nana dan Pak Basuki sudah berkeluarga dan memiliki 2 anak dengar, yang semuanya sudah besar dan bekerja mandiri, serta kami Adeco Jatim yang lain juga sudah berkeluarga, masing-masing memiliki anak-anak yang sudah bersekolah dan bekerja.
Setelah lama mengobrol, kesimpulannya adalah : kedua orangtua Ganar memperbolehkan Ganar ikut hadir reuni, namun harus tetap didampingi rombongan Adeco Jatim. Wouw ….. akhirnya boleh menghadiri reuni ! Selanjutnya kami dijamu makan Bersama, dengan berbagai macam camilan dan makanan khas Pasuruan. Kemudian kami berfoto bersama untuk mengenang kebersamaan antara Keluarga Ganar dengan Adeco Jatim. Setelah itu kami melanjutkan kunjungan ke rumah orangtua Titin (Junior Alumni Dena Upakara) yang jaraknya tidak jauh dari rumah orangtua Ganar.
Setelah mengunjungi kedua keluarga itu sampai jam 13,00, kami berwisata untuk healing sesuai dengan rencana, menuju ke Pintu Langit Prigen yang jaraknya tidak jauh dari Pasuruan. Jalannya agak ekstrim dan udaranya sejuk …. terasa adem, tampak pemandangan alam hijau sangat indah. Setelah dua jam berwisata, kami pulang ke Surabaya, dan baru tiba malam hari di tempat masing-masing dengan selamat. Terima kasih banyak.
Dari : Erni Ermawati – Adeco Jatim (Alumni Dena Upakara thn 2001)





