“Selamat Ulang Tahun Yang Ke-88 Dena Upakara”
Semoga semangat cinta dan pelayanan selalu menjadi napas dalam setiap langkah mendampingi anak-anak istimewa, membawa mereka terbang tinggi melampaui keterbatasan, dan menjadi cahaya yang menuntun mereka menuju masa depan yang gemilang
Hari ini tepatnya 88 tahun lalu Dena Upakara berdiri. 88 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Perjalanan panjang ini tak lepas dari perjuangan, kesabaran, dan cinta yang di berikan oleh para Suster PMY untuk terus melayani dan membimbing anak-anak tuli, agar mereka dapat mandiri.
Hari ini kami keluarga besar Dena Upakara bersyukur atas bertambahnya umur lembaga kami yang tercinta ini dengan melakukan perayaan ulang tahun secara sederhana. Perayaan ini dimulai dengan melihat sandiwara yang berjudul Orang Samaria yang Baik Hati.
Dalam Homilinya Romo Edi memberikan beberapa pesan untuk kita:
-
-
- Kita harus menjadi teman bagi siapapun, bahkan bagi orang yang memusuhi kita. kita harus bisa mengampuni musuh kita.
- setiap orang yang terkena musibah adalah sesama kita, walaupun berbeda agama, berbeda suku, berbeda bahasa, kita harus menolongnya.
- kita semua diajak Tuhan Yesus untuk menjadi orang yang baik. seperti para suster dan para guru, orang baik, yang mau dengan cinta mengajar, mendidik, dan melatih anak-anak supaya anak-anak jadi orang baik dan pintar.
- setiap orang haruslah murah hati. Murah hati artinya hatinya atau perhatian dan cintanya mudah untuk dibagikan. Seperti sandal jepit yang harganya murah sehingga semua orang bisa membeli dan memilikinya. Demikianlah dengan hati kita harus murah agar mudah dibagikan dan dimiliki orang lain.
-
Setelah misa selesai acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Yayasan Dena Upakara – Suster Patricia, PMY. Acara berikutnya adalah potong kue ulang tahun, foto bersama, dan menonton 2 tarian yang dipentaskan oleh anak-anak Dena Upakara.
Tarian pertama berjudul Baby Swan Lake dan tarian kedua berjudul Sintren. Walaupun acara ulang tahun Dena Upakara tahun ini dirayakan secara sederhana, tetapi semua warga Dena Upakara merasa bergembira dan bersyukur kepada Tuhan.
Penulis:
Angelina Eka Ratnawati, S.E
Narasumber Guru SLB – DU





